Forever Alone






Hmm kemarin-kemarin aku menelusuri dunia maya kayak biasanya, mencari yang unik-unik, yang lucu-lucu, yang aneh-aneh (bukan aneh dalam arti "lain" ya :p ) dan aku nemuin suatu komik (kalau emang pantes disebut komik -_-) yang satir banget ceritanya, judulnya Forever Alone. Coba aja cari di Google Gambar, pasti ketemu. Ceritanya Konyol, menghibur dan ada sedihnya juga sih. Mengapa? Soalnya komik ini ngingetin aku waktu jaman-jaman SMP dan SMA kelas 1 yang mana hidupku emang... Forever Alone (-_-) (krik... krik... krik... suara jangkrik~)

Oh ya, beberapa komik (lebih mirip sebuah meme internet dibanding komik sebenarnya -_-) Forever Alone ini emang kliatannya nggak banget, agak lebay gimana gitu ni komik, tapi emang ada beberapa bagian komik yang berkesan juga, misalnya salah satu komik berikut ini:


Ya, komik diatas sepertinya menceritakan mengenai kegiatan kelompok di kelas. Semua mendapatkan pasangannya/partnernya masing-masing kecuali satu orang. Wah jadi inget masa-masa SMP kelas 2, dulu saking gak diperhitungkannya aku dikelas, tiap kerja kelompok aku selalu sendirian ngerjainnya. Tiap minta jadi kelompok yang lain, aku ditolak mentah-mentah. Tau nggak rasanya kayak gimana? Sakit... banget... Apa lagi ini berlangsung selama 2 tahun masa SMP. Kadang aku mikir sendiri, "Apa yang salah ya? Woy! Kalau aku emang bego, ajarin dong. Kalau aku emang brengsek, nasehatin dong. Kalau aku jelek, jangan mentang-mentang kalian cantik/ganteng kalian jauhin aku kayak gini dong.". Kadang aku merasa harus instropeksi diri, tapi apa yang harus diperbaiki? Gak ada yang memberi tahu. Ibarat punya hape rusak, tapi sebagai orang awam mana ngerti apa-apa soal hape? Harus ada yang ngasih tau dong kerusakannya gimana, dimana dan kayak apa, bener gak?

Nah sejak saat itu aku mulai sadar bahwa setiap orang punya hak untuk diterima dalam kelompok. Bagaimanapun mereka, tetap punya hak untuk berteman, bersahabat, berkomunikasi, dan bermain dengan kelompoknya. Makannya aku benci banget klo dikelas ada orang-orang yang suka pilah-pilih temen, apalagi ampe dihina segala. (>.<) Bukannya sok suci, tapi emang salah ya berbuat baik? Huft,,, bodo amat mau dibilang sok suci kek, sok baik kek, aku udah ngelakuin yang terbaik menurut aku dan orang lain. Toh, dengan begitu kita bisa menambah teman kan? ^_^


Pelajaran : Hargailah orang lain karena anda sendiri juga ingin dihargai orang lain. Adillah!

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Seorang sarjana matematika yang merangkap menjadi guru bimbel dan konsultan statistika untuk mencari sesuap nasi. Pecinta angka dan selalu terpaku pada pola matematis. Selalu berfikir bahwa dengan menjadi sok tau adalah motivasi terbesar untuk menjadi lebih tau. Ingin kenal lebih jauh cari di about.me/hadimaster

0 komentar:

Poskan Komentar

Your Comment, Please :D